Featured Post

Mudahnya perpanjang STNK dengan eSAMSAT

Awalnya saya menyangka STNK motor saya itu habis masa berlakunya bulan Juni ini. Ternyata oh ternyata setelah dilihat lagi, tanggal berlaku...

Sep 21, 2010

An Efficient Enterprise

Efficient Enterprise
Efficient Enterprise

An Efficient Enterprise. Tulisan ini pertama kali dibuat untuk lingkungan internal departemen tempat aku kerja. Meski demikian, kurasa gak ada salahnya aku juga berbagi dengan temen-temenku di blog.

****

Pada kamis, 1 April 2010, telah diselenggarakan acara " UNLEASH YOUR EFFICIENT ENTERPRISE", di Ballroom C, Hotel Shangri La, jakarta. Adapun penyelenggara utamanya adalah vendor Dell. Tujuan utamanya yakni untuk memperkenalkan beberapa solusi terbaru mereka. Meski demikian, tidak bisa dipungkiri, banyak sekali hal-hal yang bisa dipelajari dari acara tersebut. Banyak hal-hal baru yang bisa menjadi tambahan wawasan, mulai dari sisi teknologi, sistem, management, sampai gaya presentasi :)

Acara dimulai sekitar jam 9.30, dan berakhir jam 14.30. Dari sekian waktu tersebut, cukup banyak hal-hal yang saya dapatkan. Yang kesemuanya membuahkan suatu ide yang ingin saya sampaikan di forum kita ini. Ide yang saya sebut dengan "Aftermath" :)

Kenapa Aftermath? jawabnya, Aftermath adalah keadaan setelah bencana. Dan sesuai dengan rumor yang sangat diragukan kebenarannya, bulan Desember tahun 2012, akan terjadi bencana besar yang melanda planet bumi ini.he..he..he.. Nah, ide saya ini merupakan suatu proses panjang selama 3 tahun, dan mudah-mudahan kalau dijalankan dan sesuai target, maka hasilnya bisa dilihat tahun 2013.

Baik, semuanya berawal dari Definisi "Efficient Enterprise", yang menurut pembawa presentasi terakhir, Mr. William Tan, Efisien adalah Hemat, Mudah, Cepat. Artinya, sistem informasi di perusahaan kita akan dikatakan efisien, kalau telah memenuhi ketiga kondisi tersebut. Biaya pengadaan dan operasionalnya Hemat, Penggunaan oleh user mudah, dan Responnya cepat. Untuk mencapai hal tersebut, memang akan sangat banyak sekali hal yang perlu digarap, baik dari sisi Hardware, Software, maupun Brainwarenya.

Nah untuk itu kita bisa menggunakan tiga buah metoda yang juga saya dapat dari acara 'Promosi' itu. Ketiga buah metoda tersebut adalah:

  • Standardized
  • Simplified
  • Automate

Yang pertama standardized, yang dimaksud adalah bagaimana proses-proses yang berlaku di sistem kita (sistem yang dimaksud adalah sistem bisnis perusahaan yang memanfaatkan Sistem Informasi/TI), dibuat standarnya.

Yang berikutnya adalah Simplified, saya kira ini akan ada hubungannya dengan 'Mudah' pada 3 kondisi efisien diatas. Bagaimana proses-proses tersebut dirancang semudah mungkin. Memang bagi orang-orang IT, kadang kala kesederhanaan yang tampil adalah hasil dari 'kerumitan' yang berlangsung dibelakang panggung. Meski demikian Simplified disini juga berlaku bagi kita, orang IT, bagaimana sistem yang kita kelola bisa sesederhana mungkin.

Sampai disini, perlu saya ingatkan, ini baru ide lho, bukan Working Instructions he..he..he.. jadi wajar saja kalau masih bersifat global. Seandainya ide saya ini diterima dan diimplementasikan, baru kita bersama-sama membahas Working instructionsnya.

Yang terakhir adalah Automate, maksudnya bagaimana agar proses-proses di sistem, dalam operasinya, sesedikit mungkin melibatkan kita orang IT. Kita hanya menjalankan fungsi kontrol dan perbaikan seandainya terjadi masalah.

Ketiga metoda tersebut, kita bisa menjalankannya melalui tiga tahapan, yakni:

  • Assesment
  • Design
  • Implement

Yang pertama sekali kita lakukan adalah Assesment, kita perlu menilai kembali proses-proses dalam sistem kita, mulai dari kebijakannya, alur prosesnya, dsb. Menurut saya, proses Assesment inilah yang memakan waktu cukup banyak, bisa 1-2 tahun.

Yang kedua adalah Design, berdasarkan hasil evaluasi yang diperoleh pada tahap assesment, kita bisa merancang bagaimana sistem kita kedepannya. Semisal ruang server dan semua yang ada didalamnya, berdasarkan assesment kita terhadap tata kelola ruang server dan semua sistem yang berjalan didalamnya selama ini, maka kita bisa merancang seperti apa ruang server kita untuk 5 tahun kedepan, atau bahkan untuk waktu yang lebih lama lagi.

Yang ketiga baru implement. Setelah design kita rancang, yang dalam perancangannya tidak hanya melibatkan bagian IT saja, tapi seluruh elemen sistem bisnis perusahaan, maka design tersebut kita implementasikan.