Featured Post

Mudahnya perpanjang STNK dengan eSAMSAT

Awalnya saya menyangka STNK motor saya itu habis masa berlakunya bulan Juni ini. Ternyata oh ternyata setelah dilihat lagi, tanggal berlaku...

Jan 21, 2011

Cewek Seksi dan Cowok Macho




Sebuah mobil berpenumpang dua orang gadis cantik tiba-tiba bannya kempes. Para penumpang pun kebingungan. Mereka tidak mampu mengganti ban sendiri. Akhirnya cewek cantik yang satu yang berbaju 'yu ken si' mendapat ide, dia berdiri di samping mobil kemudian melambai-lambaikan tangannya ke setiap mobil yang lewat. Ia berusaha meminta bantuan. Namun tak ada mobil yang mau berhenti. Penyebabnya adalah ... ketek! ketiak sang cewek seksi berbaju 'yu ken si' ternyata berwarna gelap. Meski wajahnya cantik, tapi kalau keteknya gelap, ah nggak menarik, nggak seksi. Mungkin itu yang terpikir dalam benak setiap pengendara mobil yang lewat.

Melihat temannya tidak berhasil mendapatkan bantuan, padahal wajahnya cantik dan pakaiannya seksi, si cewek cantik yang satunya kemudian turun tangan. Cewek satu ini menggunakan baju kurang seksi. Nah untuk menambah daya penarik, kemudian cewek ini merobek lengan bajunya, soalnya ketiak perlu diperlihatkan, biar seksi. Kemudian dia bergabung dengan temannya, mengangkat tangan dan melambaikannya. Hasilnya, tak kurang dari empat mobil berhenti. Dari dalamnya keluar cowok-cowok ganteng dengan segala peralatan, siap untuk memberikan bantuan mengganti ban yang kempes. Yang membuat cowok-cowok itu berhenti adalah ketiak cewek kedua yang putih mulus indah memikat.

Ternyata cewek putih itu lebih laku lho dibanding yang kulitnya tidak putih. Mau bukti lain? bukti lainya adalah kisah cinta si mahasiswi yang berhasil mendapatkan cowok idamannya berkat wajahnya yang putih mulus. Tadinya sang mahasiswi merasa minder untuk mendekati cowok gacoannya. Rasa minder ini muncul karena wajahnya yang banyak flek-flek hitam. Namun berkat khasiat sebuah obat oles ajaib yang tiba-tiba muncul di dalam lokernya, flek-flek hitam diwajahnya menjadi tidak kelihatan, dan wajahnya semakin putih mulus. Dia pun berhasil mendapatkan sang pangeran idamannya.

Mau bukti lain? ah banyak sekali, kalau diceritakan disini, membacanya hanya menghabiskan waktu aja. Yang jelas cewek kulit putih itu lebih cantik,menarik dan lebih dihargai dibandingkan cewek yang tidak putih.

Kisah-kisah tersebut memang hanyalah iklan. Dan seperti kita tahu, iklan terkadang lebay. Mendramatisir dan melebih-lebihkan sesuatu. Hal ini dilakukan untuk membangun 'ke-tahuan' masyarakat akan produk tersebut. Namun meski lebay, toh ternyata produk tersebut laku. Kenapa bisa laku, banyak yang beli? karena setiap wanita ingin tampil cantik memikat dengan kulit yang putih alami. Alami? alami dari hongkong :). Kenapa mesti putih? emang yang sawo matang atau hitam manis kenapa?

Suatu standar yang menyedihkan bukan? kalau tidak disebut diskriminasi.

Bagaimana opini masyarakat dibentuk untuk lebih memilih dan menghargai dan memandang cantik perempuan-perempuan berkulit putih. Derajat si putih ini lebih tinggi dibanding yang kulitnya tidak putih. Setiap produk kecantikan, pasti menjual putih.

Bagaimana dengan gadis-gadis yang berkulit sawo matang atau lebih gelap. Bukankah warna kulit ini merupakan warna kulit khas Indonesia. Apakah si gadis sawo matang harus menggunakan lulur pemutih agar disukai pemuda. Apakah si hitam manis harus menggunakan lotion pemutih yang diiklankan di TV agar mendapatkan pria idamannya? Apakah anugerah penciptaan kulit gelap itu sia-sia dan tidak bermanfaat?

Dengan adanya standar kulit putih ini, para wanita berusaha sekuat tenaga membuat diri mereka menarik dengan memper-putih kulit. Mereka tentu telah termakan iklan dan menerima standar kulit putih ini. Berbagai macam cara pun dilakukan. Untuk gadis kere, mereka hanya mampu membeli lotion yang diiklankan di TV. Itupun setelah mereka bersusah payah menyisihkan uang jajan mereka selama satu bulan. Maklum ada barang ada harga. Sedang untuk gadis berduit, mereka pergi ke center-center. Di tempat itu mereka mengelupas kulit-kulit mereka seperti ular. Ada juga yang menggunakan lumpur dicampur-campur kemudian di sapukan dikulit sebagai lulur. Dan berbagai macam teknik-teknik memper-putih kulit lainnya.

Hasilnya? Sebagian memang ada yang berhasil. Wajahnya mulus dan kulitnya bagus mirip model iklan di TV-TV. Namun ada juga yang kurang beruntung. Alih-alih menjadi putih, wajah mereka menjadi merah seperti Monyet bermuka merah (Ateles paniscus), atau efek samping lainnya. Nah si wanita beruntung yang berhasil menjadi seperti model iklan itu, ke-putih-an kulitnya juga tidak bisa selamanya. Seperti halnya cinderela yang ke-putrian-nya hanya bertahan sampai jam 12 malam, wanita putih hasil center-center itu juga kecantikannya hanya bertahan beberapa waktu saja, setelah itu dia harus pergi lagi ke center-center untuk me-recharge kembali ke-putih-an kulit mereka. Jika tidak demikian, maka mereka akan kembali ke wujudnya semula.
Repot ya?

Tapi demi menjadi wanita yang menarik, seperti iklan cewek berketek putih mulus itu, atau si mahasiswi berwajah bagus, para wanita rela mengorbankan jiwa dan raga. Ditahannya segala keperihan, kepanasan, berbagai bahan diulas dipulas dioleskan ke kulitnya. Mereka jalani semua itu dengan tabah dan penuh harap. Aku akan menjadi lebih cantik kalau aku putih...

***


Bangunan itu menyerupai wujud jembatan, namun baru sepotong yang rampung. Dan para pekerja sedang menjalankan tugas masing-masing untuk menyelesaikan proyek itu. Salahsatunya adalah sebuah crane yang bertugas mengangkat sebuah benda terbuat dari beton. Sepertinya benda tersebut merupakan komponen penyusun jembatan. Menilik ukurannya yang besar dan bahanya yang terbuat dari beton, maka benda itu tentulah sangat berat. Mungkian bisa berton-ton beratnya. Tak heran tali pengikatnya bukanlah tali biasa melaikan empat untai rantai baja.

Sedang anteng-antengnya crane bekerja, tiba-tiba sesuatu terjadi. Salah satu rantai pengikat putus! untunglah hanya satu dari empat rantai pengikat itu yang putus, sehingga benda beton itu tidak jatuh. Melihat ada yang tidak beres, seorang pria berwajah tampan segera ambil tindakan. Dengan mempergunakan motor yang entah punya siapa, dia ngebut kemudian dengan motornya dia lompat ke seberang. Sampai di sebrang dia pun bergulingan. Kemudian dia mengambil tali baja yang terdapat di sebuah mobil. Lalu mengikatkan tali baja tersebut ke pinggangnya. Setelah itu dia pun menaiki crane terus merambat ke ujungnya. Sampai di tempat tepat diatas benda beton, dia terjun bebas, hampir dia terjatuh kebawah (pembaca tahan napas dong, bagian menegangkan nih), untungnya sang pria tampan berhasil meraih kaitan benda beton tersebut, sehingga tidak jadi jatuh. kemudian dia pun memasangkan kawat baja yang melilit di pinggangnya pada kaitan itu. Insiden pun berakhir dengan happy ending. Sang pria tampan mendapat tepuk tangan dari rekan-rekannya dan tatapan kagum dari rekan wanitanya.
Kisah heroik ini adalah iklan dari sebuah produk rokok. Lha kalau iklan minuman pelangsing, yang ditampilkan adalah gadis tinggi semampai meminum produk pelangsing, kenapa iklan rokok tidak menampiklan cowok macho menyedot rokok? aneh ya? apa hubungannya orang lompat dari crane dengan rokok?

Tapi itulah kenyataannya, bukannya rokok yang ditampilkan iklan rokok, tapi kejantanan lah yang dijual. Dengan merokok produk ini, maka kau akan sejantan pria yang diiklankan, begitulah kira-kira.
Makanya tak heran kalau iklan rokok sering menampilkan kejantanan laki-laki. Ada yang menembus badai pasir, naik tebing, menembus rimba, bla bla bla. Pokoknya macho abis.

Melihat iklan-iklan kejantanan rokok, para laki-laki pun terusik kejantanannya. Maka mereka pun merokok, biar jantan seperti di iklan-iklan. Hasilnya, ya kalau kebetulan dia sosoknya tinggi besar berotot, maka dengan rokok terselip dimulut, asap mengepul, ok lah dia jadi terlihat jantan (aslinya nggak tau :P). Namun bagaimana dengan si pria letoy berbadan kurus kerempeng. Dengan rokok terselip dimulut, asap mengepul, dimana kejantanannya?

Timbulah iklan berikutnya, yang menjual persahabatan. Dengan merokok ini, maka pria biasa saja, nggak perlu menembus badai pasir atau naik tebing bermacho-macho. Persahabatan adalah segalanya, dengan merokok ini, maka ikatan persahabatan kita semakin erat. Brotherhood of smoker, all for smoke and smoke for all!

Dan trik kedua ini pun berhasil, bagi mereka yang tidak kelihatan macho jantan, maka mereka merokok demi persahabatan.

Produsen rokok pun tidak puas sampai disana, dia melihat bahwa orang Indonesia itu gengsinya gede. Mereka akan berbuat apapun demi menaikkan dan membela gengsi. Mengetahui hal itu, produsen rokok pun membuat iklan yang menjual Gengsi, Elegan, Ekslusif, Eksekutif, Mahal, Kaya, Sukses, bla, bla, bla. Ada iklan yang menjemput pacarnya di hotel pake pesawat jet pribadi, ada merubah pulau jadi resort, dsb.

Orang Indonesia yang gengsinya tinggi pun termakan iklan ini, jadilah mereka menghisap rokok yang diiklanin bergengsi tersebut.

***

Ngomong-ngomong soal iklan, tentu sedikit banyak bersinggungan dengan TV. Kotak ajaib ini telah menjadi benda wajib di setiap rumah (Termasuk saya he..he..he..). Dari Sabang sampai Merauke, dari Timor sampai ke Talaud, semua bisa menikmati tontonan acara iklan-iklan yang diselingi acara pokok secara gratis melalui TV. Keberadaan TV ini tentunya mempunyai dua sisi pengaruh. Sisi pengaruh baiknya tak perlu dibahas lah, karena semuanya juga sudah pada tahu. Namun yang perlu kita soroti adalah sisi buruknya. Mungkin semua juga sudah pada tahu sisi buruk tayangan TV. Tapi apakah semua menaruh perhatian akan pengaruh buruk itu?

Sebagai contoh adalah standar diskriminatif wanita berkulit putih dengan wanita berkulit tidak putih. Mengapa si putih selalu menang dari si gelap? hal ini akan membuat kaum hawa banyak yang tidak mensyukuri penciptaan dirinya, apa adanya.

Contoh lain adalah pemutarbalikkan fakta yang dilancarkan produsen rokok. Mereka memasang label macho,persahabatan dan gengsi tinggi untuk barang-barang beracun yang merusak tubuh pemakai.
Kita memang tidak bisa menghindari arus informasi yang diberikan TV. Namun demikian, kita juga tentu punya hak untuk menerima atau tidak menerima informasi tersebut. Jangan lupakan itu, gunakanlah hak anda.

Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah. (d'Masiv)
Jangan rusak tubuh kita, dan lebih penting lagi, jangan rusak tubuh orang-orang di sekitar kita. Karena mereka tidak melakukan kesalahan pada kita.